KSBNEWS, Dompu — Kejuaraan Pacuan Kuda Bupati Cup Dompu Maju 2026 resmi dimulai pada Sabtu (24/10/2026) di Lapangan Lembah Kara, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu.
Ajang tahunan ini tak sekadar menjadi wadah pelestarian tradisi dan pembinaan olahraga equestrian, tetapi juga terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Pulau Sumbawa.
Pembukaan kejuaraan dilakukan secara resmi oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE.

Dalam sambutannya, Pemerintah Daerah menegaskan bahwa pacuan kuda adalah warisan budaya turun – temurun yang mencerminkan etos kerja tinggi serta karakter pantang menyerah khas masyarakat Dompu.
Dukungan serta gagasan dari Letkol Inf Dahlan, putra daerah Sumbawa sekaligus pemilik kuda pacu “Al Lizaz” (finalis Kelas Dewasa B).
Guna memaksimalkan dampak ekonomi, Letkol Dahlan mengusulkan agar Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten/Kota berkolaborasi menyusun kalender kejuaraan tahunan yang terintegrasi di seluruh arena pacuan kuda se – NTB.

Ia menjelaskan bahwa ajang pacuan kuda yang berlangsung hingga dua pekan mampu membuka perputaran rezeki bagi berbagai sektor usaha mikro.
Meningkatnya harga jual kuda pacu unggulan tidak lepas dari terbukanya peluang kerja bagi joki dan perawat kuda.
Begitu juga terhadap lonjakan transaksi belanja pengunjung di lapak-lapak pedagang kecil sekitar arena.
”Saran kami, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten harus bisa membuat jadwal kejuaraan event tahunan di setiap kabupaten/kota yang memiliki arena pacuan. Dengan tata kelola yang terstruktur, dampak ekonomi multiplayer effect yang kita harapkan dapat sungguh – sungguh dirasakan oleh masyarakat secara merata,” tegas Letkol Dahlan.
