Program KSB Maju Agribisnis Sapi Bali Mulai Berjalan

Sumbawa Barang, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus mematangkan langkah dalam menyukseskan salah satu program strategis daerah, yakni Program KSB Maju Luar Biasa di sektor agribisnis peternakan sapi bali.

Kepala Bidang Peternakan, Amiruddin, memimpin langsung rapat koordinasi guna memastikan kesiapan teknis di lapangan, Kamis (7/5/2029).

​Ia menyampaikan pemerintah telah menyiapkan dukungan infrastruktur lahan yang cukup luas bagi kelompok peternak.

Menurutnya setiap kelompok dialokasikan lahan seluas 10 hingga 20 hektar. Saat ini, terdapat 17 kelompok terdiri dari 8 Kelompok Pembibitan, 9 Kelompok Penggemukan.

Untuk Progress Penanaman Pakan
​Kesiapannya menjadi prioritas utama sebelum pendistribusian ternak. Hingga saat ini. Kemudian penanaman rumput gajah telah dilakukan di 7 kelompok penggemukan.

Di desa Meraran Kecamatan Seteluk, Pelaksanaan penanaman perdana sebanyak 2.000 stek rumput gajah. Skema Distribusi dan Penggemuk, Pemerintah telah memetakan jumlah ternak yang akan disalurkan untuk memperkuat ekosistem agribisnis ini, meliputi, 800 ekor sapi pedet jantan (untuk kelompok penggemukan),400 ekor sapi betina siap bunting, 18 ekor sapi jantan bakalan atau pemacek.

Terkait mekanisme kerja sama yang diterapkan menggunakan sistem plasma. Sapi pedet jantan berumur 8 bulan akan digemukkan oleh kelompok plasma hingga mencapai target berat 200 kg. Setelah mencapai bobot tersebut, ternak akan diambil alih oleh perusahaan penggemukan untuk fase lanjutan hingga mencapai berat 300 kg.

​Program ini dirancang terintegrasi dari hulu ke hilir. Sapi yang telah memenuhi bobot potong nantinya akan diproses di RPH Internasional Poto Tano.

Kelanjutan dari itu, Produk daging berkualitas yang dihasilkan kemudian akan diserap oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), sehingga menjamin kepastian pasar bagi para peternak lokal di Sumbawa Barat.*