TALIWANG, KSB NEWS – Suasana hangat penuh optimisme menyelimuti Kelurahan Sampir, Kabupaten Sumbawa Barat pada Kamis (25/6).
Momentum peringatan Bulan Bung Karno tahun ini dimanfaatkan secara produktif oleh DPC PDI Perjuangan KSB dengan menggelar aksi sosial pembagian paket sembako bernutrisi tinggi sebagai langkah konkret memerangi stunting.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan KSB, Kaharuddin Umar. Bersama jajaran pengurus, ratusan paket pangan bergizi disalurkan kepada warga yang membutuhkan, sekaligus menjadi bukti komitmen partai dalam mendukung program pemerintah daerah menurunkan angka stunting.
Dalam sambutannya, Kaharuddin Umar mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan persoalan stunting.
Ia menekankan bahwa dampak stunting jauh lebih krusial dari apa yang terlihat secara fisik.
”Stunting itu bukan sekadar masalah anak bertubuh pendek. Lebih dari itu, ada gangguan tumbuh kembang otak yang sangat memengaruhi masa depan anak. Jika kita abai sejak dini, generasi masa depan kita akan kehilangan potensi terbaiknya,” tegas Kaharuddin.
Ia menambahkan, kunci utama menekan angka stunting adalah intervensi gizi yang tepat pada masa-masa krusial. Pemenuhan nutrisi yang seimbang harus diprioritaskan bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak di Sumbawa Barat.
Didampingi oleh Sekretaris DPC serta jajaran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD KSB, Kaharuddin memastikan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti sebagai agenda seremonial tahunan belaka.
”DPC PDI Perjuangan berkomitmen penuh untuk mengawal aksi pencegahan stunting ini secara berkelanjutan. Ini adalah bentuk perjuangan nyata kami demi mewujudkan Sumbawa Barat yang sehat dan sejahtera, selaras dengan marwah perjuangan Bung Karno yang selalu berdiri bersama rakyat kecil,” lanjutnya.
Inisiatif ini pun menuai respons positif dan apresiasi dari warga Kelurahan Sampir. Di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, bantuan bahan pokok bergizi ini dirasa sangat meringankan beban dapur keluarga, khususnya para ibu rumah tangga. Mereka berharap program stimulasi seperti ini bisa terus berjalan secara rutin.
Aksi DPC PDI Perjuangan KSB di Bulan Bung Karno ini menjadi alarm pengingat bagi semua pihak, bahwa urusan stunting adalah tanggung jawab kolektif.
Lewat langkah nyata ini, PDIP Sumbawa Barat membuktikan bahwa kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa harus diwujudkan lewat tindakan konkret, bukan sekadar retorika.
Diharapkan gerakan ini mampu memantik inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat lainnya, untuk bersama-sama mencetak generasi emas Sumbawa Barat yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.(red)
