Sumbawa Barat — Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar rapat rutin awal pekan pada Senin, 3 November 2025, yang berlangsung di Aula Bhakti Husada. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof, M.MRS., MQM, dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas, seluruh Kepala Bidang, Kasubag Umum dan Kepegawaian, Kasubag Perencanaan dan Keuangan, serta seluruh Ketua Tim Kerja di lingkungan Dinas Kesehatan.
Dalam rapat tersebut, dilakukan evaluasi terhadap capaian kegiatan selama minggu sebelumnya, sekaligus membahas rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada pekan mendatang. Masing-masing Kepala Bidang dan Ketua Tim Kerja memaparkan progres pelaksanaan program, kendala yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah strategis untuk mempercepat capaian target sesuai rencana kerja Dinas Kesehatan tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Carlof, menegaskan bahwa rapat rutin seperti ini merupakan bagian penting dari sistem manajemen kinerja di lingkungan Dinas Kesehatan. Melalui forum evaluasi mingguan, setiap unsur pimpinan dapat mengidentifikasi permasalahan sejak dini dan mencari solusi bersama agar program kesehatan berjalan optimal. “Kita ingin memastikan seluruh kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain membahas program, rapat juga menyoroti realisasi anggaran yang telah digunakan untuk mendukung berbagai layanan kesehatan masyarakat. Dalam arahannya, dr. Carlof menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil (result oriented). Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Penggunaan anggaran tidak boleh sekadar administratif. Kita harus melihat sejauh mana dana tersebut berdampak bagi pelayanan masyarakat. Pengelolaan yang efisien dan transparan adalah kunci agar kepercayaan publik terhadap kinerja Dinas Kesehatan tetap tinggi,” tegas dr. Carlof dalam arahannya kepada seluruh pejabat dan ketua tim kerja.
Dalam rapat itu juga dibahas persiapan Dinas Kesehatan dalam mendukung rangkaian Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat (Harlah KSB) yang akan segera digelar. Dinas Kesehatan berencana berpartisipasi aktif melalui berbagai kegiatan seperti lomba-lomba bertema kesehatan, pameran pembangunan, serta promosi inovasi layanan unggulan seperti program KSB Maju Kesehatan.
dr. Carlof menjelaskan bahwa momentum Harlah KSB menjadi ajang penting untuk menunjukkan inovasi dan pencapaian sektor kesehatan daerah. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memperkenalkan kepada masyarakat berbagai program unggulan yang telah dijalankan oleh Dinas Kesehatan. “Melalui partisipasi aktif dalam Harlah KSB, kita ingin masyarakat tahu bahwa sektor kesehatan terus bergerak maju dan hadir untuk melayani,” katanya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan atas kerja keras dan dedikasi dalam melaksanakan program-program kesehatan sepanjang tahun berjalan. Ia mengingatkan agar seluruh pegawai tetap menjaga semangat kerja, disiplin, serta komitmen pelayanan yang tinggi kepada masyarakat.
“Setiap program yang kita jalankan bukan hanya angka di laporan, tetapi bentuk nyata dari tanggung jawab moral dan profesional kita kepada masyarakat Sumbawa Barat. Mari kita pastikan setiap kegiatan memberikan manfaat dan solusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat,” ujar dr. Carlof.
Rapat rutin awal pekan tersebut diakhiri dengan penyusunan langkah-langkah percepatan untuk program prioritas yang masih berjalan. Dengan semangat kolaboratif, Dinas Kesehatan KSB berkomitmen terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah guna mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang sehat, maju, dan luar biasa.
“Setiap langkah yang kita lakukan adalah bentuk pengabdian untuk mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan. Bersama kita wujudkan visi KSB Maju Kesehatan demi kesejahteraan dan keselamatan seluruh masyarakat,” tutup dr. Carlof. (R).
