oleh

Akhirnya, KMP Mutiara Indonesia Akan Berlabuh di Kayangan

KSBNEWS – Polemik KMP Mutiara Indonesia akhirnya mulai titik terang, setelah diadakan rapat bersama pemilik kendaraan yang menjadi korban kandasnya kapal bersama para pemangku kepentingan di komisi empat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Senin, (2/12) pagi tadi.

Seperti diketahui sebelumnya, terdapat beberapa kendaraan yang berada dalam kapal tersebut diantaranya, satu unit bus AKAP, satu unit bus sedang, 11 unit truk, mobil pribadi dua unit, pick up tiga unit dan dua unit sepeda motor(red).

Setelah melalui berbagai perundingan yang cukup panjang dan banyak, pasalnya, sebagian bulan lalu sampai kedua belah pihak antara PT. ALP bersama korban kapal berhasil mendapatkan titik temu dari pertentangan ini yang membuat perasaan pemilik kendaraan akhirnya bisa bernafas dengan lega.

“Intinya PT. ALP akan bertanggung jawab atas masalah tersebut, dan akan membayar pinjaman selama 3 bulan 15 hari untuk korban,” ujar Khaerudin pemilik kendaraan pribadi roda empat Pajero yang masih menggunakan kapal tersebut melalui whatsapp untuk membangunkan media.

Ia melanjutkan, untuk kompensasi yang akan diberikan kepada pemilik mobil pribadi khususnya mobil Pajero, pihak PT. ASDP cabang Poto Tano-Kayangan harusnya tetap pada komitmen sesuai dengan kesepakatan awal yaitu diangka Rp.350.000,-/hari.

” dari pihak PT. ASDP meminta diangka Rp. 200.000/ hari untuk itu, namun saya minta untuk tetap pada kesepakatan awal yaitu Rp. 350.000,-/hari untuk mobil Pajero,” tegas Heru sapaan akrabnya.

Terkait masalah kendaran yang masih ada di dalam kapal KMP Mutiara Alas tersebut, pihak PT. ALP akan segera melakukan evakuasi kapal dan kendaraan menuju pelabuhan Kayangan dalam waktu dekat ini.

“jadi pihak PT. ALP akan segera mengevakuasi kendaraan ke pelabuhan Kayangan dalam 4 hari kedepan,” demikian Heru.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Kronologi kejadian kandasnya kapal KMP Mutiara yang berangkat sekitar Pukul 02.00 Wita dari pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Kapal mengalami kerusakan mesin setelah 30 menit pelayaran. Dan akhirnya kandas di pulau Kondo.(Kr3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.