Taliwang – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi dimulai. Ajang bergengsi tahunan yang menjadi wadah kompetisi, kreativitas, dan ekspresi talenta seni pelajar ini, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., pada Kamis (14/05/2026).
Dalam arahannya, Wabup memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan FLS2N yang dilaksanakan setiap tahun.
Kendati demikian, ia memberikan catatan evaluasi penting bagi para kepala sekolah dan guru guna mendongkrak kualitas pembinaan minat dan bakat siswa ke depan.
”Apa yang menjadi kekurangan di tahun lalu harus segera diperbaiki. Saya minta kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru untuk serius menindaklanjuti partisipasi sekolah yang masih kurang. Ini bukan sekadar lomba, tapi menyangkut pembinaan minat dan bakat anak didik kita,” Ujar Wabup
Seraya menginstruksikan kepada pihak sekolah mulai menyiapkan pelatih yang kompeten, baik dengan mengoptimalkan potensi guru internal maupun mendatangkan pelatih dari luar sekolah agar persiapan siswa jauh lebih matang. Kepada para siswa peserta lomba, ia berpesan agar tetap semangat dan menjadikan ajang ini sebagai sarana terbaik untuk pembelajaran diri.
Sebelumnya, Kepala Dinas Dikbud KSB, Agus, S.Pd., M.M., melaporkan bahwa FLS2N tingkat SMP ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni dari 14 hingga 17 Mei 2026. Kegiatan ini menyusul kesuksesan pelaksanaan FLS2N tingkat Sekolah Dasar (SD) yang telah rampung digelar pada 11-13 Mei lalu.
Kadis Agus juga mengingatkan bahwa komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor ini melalui penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
Tujuan BOSDA ini merupakan salah satu alokasi utamanya, adalah untuk menggiatkan kembali berbagai program pembinaan minat dan bakat di lingkungan sekolah.
Imbauan ini ditujukan kepada Guru Pendidik dan kepala sekolah diminta tidak hanya fokus pada kegiatan belajar – mengajar di dalam kelas, tetapi wajib aktif melatih serta membimbing talenta unik yang dimiliki setiap siswa.
Menariknya lagi pada gelaran FLS3N tahun ini. Panitia melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk membuka lapak di sekitar lokasi acara.
Langkah ini diharapkan tidak hanya sukses mengantarkan prestasi siswa dari tingkat kabupaten hingga ke kancah nasional, tetapi juga mampu memberikan dampak multiplayer effect yang positif bagi penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Sumbawa Barat.(rj)
