Proyek Lampu KTC Senilai Rp3,9 Miliar Disorot, Kabel Berserakan Diduga Mangkrak

Taliwang – Jaringan Penerangan Listrik (JPU) Kompleks KTC Kabupaten Sumbawa Barat menuai kritik tajam. Proyek yang menelan anggaran hingga Rp3,9 miliar diduga belum tuntas dikerjakan meskipun masa kontrak seharusnya telah berakhir sejak tahun 2025 lalu.

Kondisi instalasi kabel di beberapa titik, hingga saat ini nampak sangat memprihatinkan. Kabel – kabel bertegangan berserakan tidak teratur di bawah permukaan tanah, dinilai membahayakan keselamatan warga dan estetika kawasan pusat pemerintahan tersebut.

Hal ini jika dilihat, Proyek dengan alokasi mencapai Rp3,9 miliar, kualitas pengerjaan dianggap tidak sebanding dengan nilai kontrak yang dikucurkan.

​Keterlambatan pekerjaan yang dimulai pada tahun anggaran 2025 ini diduga kuat belum mencapai progres 100% (mangkrak) hingga memasuki pertengahan 2026.

​”Uang rakyat sebesar Rp3,9 miliar bukan jumlah yang sedikit. Melihat kondisi kabel yang semrawut di bawah tanah seperti itu, kita patut mempertanyakan apakah spesifikasinya sudah sesuai atau ada indikasi kelalaian dalam pengawasan,” ujar salah satu warga yang melintas di kawasan KTC, Selasa (12/5/2026).

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan KSB belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan keterlambatan proyek maupun buruknya kualitas pengerjaan.(rj)