Sumbawa Barat – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, menginstruksikan percepatan perbaikan bangunan sekolah di Desa Mataiyang, Kecamatan Brang Ene, yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Instruksi tersebut disampaikan langsung saat Wakil Bupati meninjau lokasi terdampak di Desa Mataiyang pada Rabu, 25 Februari 2026.
Banjir yang melanda desa tersebut pada Selasa, 23 Februari 2026 menyebabkan bangunan SD dan SMP Mataiyang mengalami kerusakan cukup parah. Luapan air sungai setelah hujan deras menerjang dan merendam area sekolah selama lebih dari satu jam.
Akibatnya, sejumlah fasilitas sekolah rusak, mulai dari tembok pagar sekolah yang roboh, atap ruang kelas yang rusak diterpa angin, hingga jembatan penghubung antar ruang kelas yang ambruk.
Kerusakan tersebut memaksa kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu diliburkan demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
“Jadi harus dipercepat perbaikannya supaya anak-anak bisa kembali masuk sekolah,” tegas Wakil Bupati.
Selain fasilitas pendidikan, sejumlah infrastruktur desa juga terdampak banjir. Di antaranya saluran irigasi tersier sepanjang sekitar 150 meter, bronjong dengan total panjang 200 meter, jalan tani Lang Banar yang putus sekitar 80 meter, serta jalan tani Lang Semempo yang rusak akibat longsor.
Wabup Hanipah memastikan seluruh infrastruktur publik yang rusak akibat banjir akan diperbaiki oleh pemerintah daerah. Namun sebelum itu, seluruh kerusakan perlu diinventarisasi untuk memudahkan proses penyiapan anggaran perbaikan.
Ia juga menegaskan agar penanganan dilakukan secara terukur dan melibatkan lintas sektor. Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta segera memetakan kebutuhan riil sekolah yang terdampak.
Sementara itu, dinas teknis terkait lainnya diarahkan untuk mempercepat proses perbaikan berbagai infrastruktur yang mengalami kerusakan.
Wabup juga memastikan seluruh laporan serta kebutuhan mendesak dari Desa Mataiyang akan dicatat untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, lanjutnya, akan terus berkoordinasi guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sehingga setiap kondisi darurat dapat ditangani secara cepat dan tepat. (Jr).
