Tingkatkan Pelayanan Kedewanan, Sekretariat DPRD KSB Luncurkan Inovasi “TATA SETWAN”

KSBNEWS, Taliwang — Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kelembagaan. Tujuan nyata ini diwujudkan melalui peluncuran proyek perubahan bertajuk “TATA SETWAN”, sebuah terobosan yang dirancang untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih muda dan responsif.

​Inovasi tersebut diperkenalkan langsung oleh Sekretaris DPRD KSB, Hasanuddin, S.H., M.H., dalam kegiatan sosialisasi bersama jajaran aparatur di Ruang Rapat Sekretariat DPRD KSB, Kamis (6/8/2026).

Program TATA SETWAN ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2026, yang mengusung tema “Penataan Organisasi Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Menuju Tata Kelola Organisasi yang muda menyesuaikan diri.”

Dalam arahannya, Hasanuddin menekankan pentingnya penguatan tata kelola internal. Bagi beliau, Sekretariat DPRD memegang peranan yang sangat strategis dalam menunjang kelancaran tugas – tugas legislatif, mulai dari fasilitasi, administrasi, hingga pelayanan kelembagaan.

​Namun, Hasanuddin mengingatkan bahwa transformasi organisasi tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan gagasan pimpinan semata.

​“Keberhasilan proyek perubahan ini sangat membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh aparatur di lingkungan Sekretariat DPRD KSB,” ujar Hasanuddin.

​Ia menjelaskan, sosialisasi ini menjadi fondasi awal untuk menyamakan persepsi, membangun komitmen bersama, dan memperkuat kolaborasi di antara para pegawai. Dengan begitu, proses perubahan dapat berjalan konsisten dalam rutinitas kerja sehari-hari.

​Besar harapannya, TATA SETWAN tak sekadar menjadi pemenuhan tugas PKN, tetapi benar-benar membawa dampak nyata bagi kemajuan organisasi.

​“Kami berharap seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama. Dengan begitu, implementasi TATA SETWAN berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional, inovatif, responsif, dan adaptif,” pungkasnya.