Ketua DPRD KSB Soroti Percepatan Infrastruktur dan Pengawasan Proyek Pembangunan, Jadi Fokus Komisi III

Sumbawa Barat — Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kaharuddin Umar, menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan pengawasan proyek strategis daerah menjadi salah satu isu penting yang menjadi perhatian Komisi III DPRD KSB. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Menurut Kaharuddin Umar, pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan tepat sasaran akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, DPRD melalui Komisi III memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan sesuai standar kualitas.

“Kita ingin pembangunan infrastruktur di Sumbawa Barat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Kaharuddin Umar. Kamis (08/01/2026).

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap proyek pembangunan menjadi hal yang sangat penting, terutama terhadap proyek-proyek strategis yang memiliki nilai anggaran besar dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Menurutnya, Komisi III DPRD KSB akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memastikan proses perencanaan pembangunan dilakukan secara matang, mulai dari perencanaan teknis, penganggaran, hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan.

“Perencanaan harus matang sejak awal. Kita tidak ingin ada proyek yang bermasalah di tengah jalan karena perencanaan yang kurang maksimal,” tegasnya.

Kaharuddin juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah desa dan kecamatan. Ia menilai pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Sumbawa Barat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap pembangunan jalan, jembatan, irigasi, serta fasilitas publik lainnya yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat di desa-desa juga merasakan manfaat pembangunan, baik akses jalan, irigasi pertanian, maupun fasilitas publik lainnya,” katanya.

Di sisi lain, Kaharuddin juga menyoroti pentingnya pembangunan yang memperhatikan aspek lingkungan hidup. Menurutnya, pembangunan harus berjalan seimbang antara kebutuhan pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Ia menilai, Komisi III DPRD KSB akan terus mendorong pemerintah daerah agar setiap proyek pembangunan memperhatikan analisis dampak lingkungan dan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Pembangunan harus tetap memperhatikan lingkungan. Kita ingin pembangunan berjalan, tetapi alam kita juga tetap terjaga,” ujarnya.

Kaharuddin menambahkan, DPRD KSB juga akan mengawal kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana alam melalui penguatan infrastruktur mitigasi bencana serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna memastikan pembangunan daerah berjalan optimal.

“Kita ingin pembangunan Sumbawa Barat berjalan cepat, tepat, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya.