Ketua DPRD KSB Soroti Kualitas Pelayanan Kesehatan, Kaharuddin Umar: Jangan Sampai Masyarakat Dipersulit

TALIWANG – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kaharuddin Umar, menyoroti kualitas pelayanan kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan daerah yang masih dikeluhkan masyarakat.

Ia menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipastikan berjalan cepat, ramah, dan profesional tanpa diskriminasi.

“Kesehatan itu hak masyarakat. Jangan sampai warga dipersulit hanya karena persoalan administrasi atau kurangnya koordinasi,” tegas Kaharuddin.

Menurutnya, DPRD menerima sejumlah aspirasi terkait antrean panjang, keterbatasan tenaga medis di waktu tertentu, hingga ketersediaan obat yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

Kondisi tersebut, lanjutnya, perlu menjadi bahan evaluasi serius agar kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan terus meningkat.

“Kalau ada kekurangan tenaga atau fasilitas, itu harus dihitung dan direncanakan dengan baik. Jangan dibiarkan menjadi keluhan rutin,” ujarnya.

Kaharuddin juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, termasuk pelatihan dan penguatan etika pelayanan.

Ia menilai, aspek humanis dalam pelayanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan daerah.

“Bukan hanya soal fasilitas fisik, tapi juga cara melayani. Masyarakat harus merasa dihargai,” katanya.

DPRD KSB, tambahnya, akan meminta laporan evaluasi dari dinas terkait mengenai standar pelayanan minimal serta langkah perbaikan yang telah dan akan dilakukan.

“Kita ingin pelayanan kesehatan semakin baik dan tidak ada warga yang merasa terabaikan. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman,” tutup Kaharuddin. (Jr).