Sumbawa Barat – KSB NEWS – Perjuangan atlet Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menyisakan cerita miris.
Di tengah ketatnya persaingan membawa nama daerah, para pengurus cabang olahraga (cabor) menyoroti minimnya kehadiran fisik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan dukungan langsung di arena pertandingan.
Kondisi ini dinilai sangat kontras dengan kemeriahan acara pelepasan dan penyambutan kontingen yang riuh yang dinilai tak sejalan dengan fakta pendampingan di lapangan.
Para kepala OPD maupun jajaran Pemkab KSB terbilang jarang hadir untuk mendampingi atau sekadar menyemangati para atlet.
”Mereka ini memperjuangkan nama baik daerah, anak-anak KSB sendiri. Atlet yang bertanding butuh diperhatikan. Harusnya OPD turun ke tiap cabor untuk memberi suntikan semangat, walau tanpa dukungan materi sekalipun,” ujar salah satu pengurus cabor dengan nada kecewa.
Bagi pengurus dan ofisial, kehadiran fisik pejabat daerah memiliki dampak psikologis yang amat penting untuk mendongkrak mental bertanding atlet.
Meski minim perhatian dari instansi terkait, beberapa cabor tetap membuktikan taringnya.
Cabor panjat tebing, misalnya, sukses menyumbangkan medali dan membuktikan kualitasnya demi membanggakan nama Sumbawa Barat.
Namun, apatisme jajaran OPD ini sejatinya bertolak belakang dengan arahan pimpinan daerah yang telah menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar aktif memberikan dukungan moral maupun fasilitas terbaik selama Porprov berlangsung.
Instruksi tersebut diterbitkan agar atlet merasa didampingi oleh seluruh elemen daerah saat berlaga.
Bupati juga telah mengingatkan para atlet untuk tetap fokus, disiplin, menjunjung sportivitas, serta menyiapkan bonus apresiasi bagi peraih medali.
Kini, bola panas berada di tangan jajaran OPD. Pengurus cabor dan atlet berharap ada respons nyata untuk menindaklanjuti arahan Bupati.
Mereka meminta pemerintah hadir langsung di lapangan agar motivasi para atlet yang sedang bertaruh keringat tidak padam akibat merasa diabaikan.(Admin01)
