KSBNEWS, Taliwang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Santri Yusmulyadi, ST., mendesak pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait untuk segera mengambil langkah cepat menanggulangi pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah wilayah, Senin (22/6/2026).
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengungkapkan bahwa masalah padamnya lampu jalan ini merupakan salah satu keluhan utama yang disampaikan langsung oleh masyarakat dalam pelaksanaan Forum Yasinan. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan konkret dari instansi terkait.
“Persoalan adanya lampu jalan yang padam menjadi salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat saat pelaksanaan Forum Yasinan. Namun kenapa sampai saat ini belum ada langkah yang dilakukan pemerintah melalui dinas teknis? Buktinya, masih cukup banyak yang belum berfungsi,” ujar Santri
Santri menegaskan, penanganan cepat terhadap PJU sangat krusial karena berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan warga yang beraktivitas di malam hari. Fungsi utama PJU adalah memperjelas pandangan pengendar terhadap medan jalan, marka, serta rambu – rambu lalu lintas.
“Keberadaan lampu jalan sangat membantu keselamatan, mencegah potensi kejahatan, dan mendukung aktivitas sosial masyarakat di malam hari. Keberadaan lampu jalan memberikan rasa aman dan nyaman, jadi jangan dikesampingkan saat banyak yang tidak menyala,” tegasnya.
Ia mengaku telah berupaya menghubungi pihak penanggung jawab di dinas teknis, namun hingga kini belum tampak ada perbaikan di lapangan. Santri pun mempertanyakan responsivitas dinas terkait dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
“Ada apa dengan dinas teknis yang tidak bisa gerak cepat melakukan perbaikan? Sementara penerangan jalan umum termasuk bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” timpalnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa PJU bukan sekadar fasilitas pelayanan publik, melainkan juga salah satu sarana penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Santri menegaskan, apabila dalam waktu dekat tidak ada penanganan nyata dari dinas teknis, pihaknya akan membawa dan membahas persoalan ini secara kelembagaan di DPRD KSB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, PJU yang terpantau tidak berfungsi atau padam tersebar di beberapa lokasi strategis, di antaranya wilayah Kecamatan Brang Ene, Kecamatan Brang Rea, serta sejumlah titik lainnya di area Bumi Pariri Lema Bariri.
