oleh

Tim Kabupaten Nilai 10 Peliuk STBM

KSB NEWS – Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Sumbawa Barat dinformasikan tengah dalam evaluasi dan penilaian oleh Tim Penilai Kabupaten. Penilaian ini melibatkan 10 peserta terbaik dari berbagai kecamatan dalam penerapan STBM.

Kepala Dinas Kesehatan ( Dinkes) Sumbawa Barat H. Tuwuh, disela sela – sela kegiatan tersebut menyatakan, evaluasi dan penilaian yang dilakukan itu adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk mensukseskan STBM, serta berkeinginan menjadikan masyarakat KSB menjadi masyarakat yang berprilaku hidup bersih dan sehat.

” Ya, itu tujuan dari implementasi STBM ini. Tim akan mengevaluasi dan menilai sejauh mana implementasi STBM ini dilaksanakan dan diterapkan oleh masing – masing tim peliuk, termasuk juga menilai keterlibatan pihak-pihak lainnya,” ujarnya.

Selain menilai dan mengevaluasi, kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Graha Praja Setda KSB, Selasa (5/11) ini juga bertujuan untuk memberikan dorongan kepada masyarakat, sehingga akan tumbuh persaingan dalam penerapan STBM. Apalagi keterlibatan masyarakat dalam STBM ini adalah menjadi pemeran utama dalam menyelesaikan permasalahan sanitasi lingkungan.

” Ini dikarenakan masalah sanitasi lingkungan merupakan tanggung jawab masyarakat, bukan pihak lain. Selain itu, masyarakat juga berperan dalam kegiatan pemantauan dan evaluasi, yang merupakan bagian penting dalam keberhasilan sebuah program,” imbuhnya.

Media mencatat, Evaluasi dan penilaian yang dilakukan tim penilai kabupaten ini mencakup lima pilar yaitu, bebas buang air besar sembarangan/ODF, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum, tidak membuang sampah sembarangan. Dan terakhir pengelolaan limbah cair rumah tangga. Sementara 10 tim peliuk yang mengikuti pelaksanaanya terdiri dari Peliuk Mekar Permai Desa Tebo, Kecamatan Poto Tano. Peliuk Jaro Desa Seteluk Tengah, dan Peliuk Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Peliul Mekar Sari Desa Bangkat Monteh dan Peliuk Moteng Atas Desa Moteng Kecamatan Brang Rea. Peliuk Buin Banyu Desa Mura Kecamatan Mura. Peliuk Selayar, Kelurahan Dalam dan Peliuk Gembira Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang. Peliuk Tatar Desa Benete Kecamatan Maluk serta Peliuk Kemang Kuning Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang.

Nantinya, setelah dilakukan penilaian dan evaluasi, pemerintah menyediakan reward berupa uang tunai Rp. 50 juta untuk Juara pertama, juara kedua Rp. 30 juta dan juara ketiga Rp. 15. Ada juga bonus dari Bupati masing-masing senilai Rp. 5 juta untuk para pemenang.(Kr. 01/**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.