oleh

Gempita PILKADES Serentak KSB Mengalahkan PILPRES

KSB News – Ada yang menarik di Tahun ini bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat, setelah beberapa waktu yang lalu mengikuti gegap gempita pesta demokrasi Pileg dan Pilpres, masyarakat KSB juga akan segera melanjutkan pesta demokrasi tingkat lokal melaui pemilihan kepala desa (PILKADES) serentak 2019 di 23 Desa.

Jika dibandingkan dengan gempita politik ketika Pileg dan Pilpres, gempita pilkades justru lebih menarik dan lebih meriah. politik lokal tentu akan dapat memberikan pengaruh yang lebih besar kepada masyarakat karena akan berpengaruh secara langsung kepada Kehidupan mereka sehari-hari terutama pada hubungan kehidupan sosial dan politik antar masyarakat.

“Menurut saya politik tingkat lokal seperti PILKADES akan membawa pengaruh besar kepada Kehidupan sosial masyarakat, karena Interaksi politik dalam wilayah lingkup kecil akan lebih tinggi dan langsung menyentuh kehidupan pribadi dan bermasyarakat. dan selain itu calon calon yang akan berlaga dalam pilkades sudah tentu adalah orang orang yang sudah dikenal baik oleh masyarakat tindak tanduknya, dan disinal kita dapat melihat proses politik yang sebenarnya” pungkas Zulkifli Bujir

Ia juga menambahkan, dengan intensitas interaksi yang tinggi dalam pilkades maka aroma persaingan antar Calon dan tim sukses pendukung akan sangat terasa dan tidak menutup kemungkinan terjadi konflik antar masyarakat, untuk itu diharapkan peran semua pihak yang terlibat dalam pilkades ini untuk mencegah konflik tersebut.

Persoalan Black Campaign (kampanye Hitam), Money Politics (Politik Uang) atau berbagai Pelanggaran lainnya sangt bisa terjadi dan didapati dalam PILKADES ini dan sudah menjadi tugas kita bersama untuk mencegah dan melaporkan jika mendapati terjadi pelanggaran tersebut. terutama pelanggaran yang sering terjadi adalah politik uang, ini dikarenakan seolah – olah politik uang sudah menjadi budaya dan tradisi yang melekat dalam setiap pesta demokrasi. dan tidak sedikit masyarakat yang terkena dan terpengaruh oleh politik uang ini, jadi perlu ada perhatian serius dari seluruh pihak untuk mencegah politik uang di pilkades serentak KSB 2019 ini”

“Tetapi dibalik politik uang dan kampanye hitam ada juga beberapa keunikan yang bisa kita lihat dalam proses pilkades, dimana jika kita melihat rumah – rumah Calon yang akan mengikuti dan berlaga dalam pilkades nantinya sejak beberapa bulan yang lalu pasti akan selalu ramai didatangi dan disambangi oleh masyarakat sekitar, bukan hanya untuk mengatur strategi politik tetapi juga masrakat datang dan berkumpul untuk sekedar silaturrahmi dan bercerita tentang kehidupan sehari – hari nya. Kegiatan seperti inilah yang diharapkan mampu dibudayakan dengan baik sehingga masyarakat dapat lebih dekat dengan calon pemimpinnya dan lebih mengenal calon pemimpinnya secara pribadi, dan bahkan dengan cara ini kita mencegah segala bentuk Kecurangan dan Pelanggaran dalam pilkades” tambah Zulkifli Bujir

Tidak berhenti disitu … melanjutkan, dalam Pilkades elektabilitas calon dan dukungan modal yang besar tidak akan berpengaruh sepwrti di pileg atau pilpres karena semua calon sudah dipastikan memiliki elektabilitas dan oendukung setia masing – masing.

“Politik uang kita akui mungkin akan ada terjadi tetapi politik uang tidak akan menjadi Faktor yang akan mempengaruhi hasil pilkades, karena politik tingkat desa adalah politik yang berbasis silaturahmi dan kekeluargaan, calon mana yang lebih sering bersilaturahmi dan lebih mampu menumbuhkan sikap kekeluargaan maka InsyaAllah dialah yang akan menjadi pemenangnya” Zulkifli Bujir.(K1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.